Kisah ini diabadikan Manshur Al Iwaji dalam bukunya Ajaa’ib Al Qashash, mengutip berita harian umumTartiim yang terbit di Nigeria.
Pastor Woll Frost, namanya. Pemuka gereja di Angola itu memegang sebuah mushaf dan menghadap jema’atnya. Ia kemudian melemparkan mushaf itu ke lantai dan menyiramnya dengan bensin. Orang-orang memperhatikannya dengan serius, saat Woll Frost menyalakan korek api. Namun entah bagaimana, tiba-tiba tangannya tersulut api dari korek itu. Mungkin tadi tangan itu terciprat bensin saat menyiram mushaf. Tangannya pun terbakar. Sedangkan mushaf tidak jadi dibakar. Tersentuh api pun tidak.
Menyaksikan peristiwa itu, para jema’at tercengang keheranan. Tetapi yang lebih heran adalah Woll Frost sendiri. Ia memikirkan peristiwa itu, dan mulai  continue ...
Ruqyah Jin Ifrit Membocorkan Rahasia Illumianate Dan Dajjal Oleh Sheikh Abdul Rauf Ben Halima

Tak sedikit lelaki yang menganggap bahwa ukuran penis yang besar bisa menjadi tolak ukur kepuasan bagi perempuan untuk menikmati hubungan seks. Akibatnya sebagian dari lelaki yang percaya anggapan ini datang ke pengobatan alternatif untuk memperbesar alat kelaminnya.

Lantas seberapa benar mitos ini menurut seksolog Zoya Amirin? "Size tidak berpengaruh terhadap kepuasan saat berhubungan.

Asal keduanya saling menikmati, seks akan memuaskan kok," kata Zoya dalam sesi Journalist Class bertajuk Papa Keras Mama Puas Hidup Beekualitas yang dihelat Pfizer Indonesia di Jakarta, Rabu (27/5/2015). Menurutnya, hubungan seksual tak hanya sekadar aktivitas fisik tapi juga melibatkan aspek lain seperti emosional dan psikologis.

Tapi ia tak menampik banyak perempuan yang membicarakan ukuran Mr P suaminya kepada para sahabatnya saat berkumpul. Perempuan merasa bangga saat menunjukkan bahwa Mr P suaminya berukuran besar. “Banyak wanita kalau ngumpul sama teman-temannya suka ngomongin, ‘Gede enggak itu dia?’ atau ‘Enak nggak’.

Padahal, saat berhubungan yang harusnya dinikmati adalah connected antar pasangan yang memuaskan. Kalau besar tapi nggak bikin puas ya percuma," imbuh Zoya. Sementara itu dokter dr Heru Oentoeng, M, spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, berpendapat bahwa 'keras'nya Mr P saat ereksi lebih menentukan kenikmatan hubungan seksual dibanding ukuran.

Menurutnya jika ukuran penis lelaki besar, tapi tak maksimal saat mencapai ereksi bisa memicu ketidakpuasan dari pasangannya. "Kalau nggak keras nggak bisa penetrasi. Jauh lebih memuaskan kalau size optimal dan kerasnya juga maksimal apalagi pinter 'nguleknya'. Jadi belum tentu semakin besar ukuran semakin bagus," imbuhnya.

Sumber suara.com
Kairo dan beberapa provinsi di seluruh negeri itu pada Rabu (27/5) menghadapi cuaca panas yang belum pernah terjadi yaitu hingga 45 derajat Celsius, demikian pernyataan badan meteorologi lokal. "Penyebab cuaca semacam ini ialah udara gurun disertai oleh angin barat Gurun Barat," kata Wahid Saudi, Juru Bicara Media Badan Meteorologi Mesir.

Ia menyatakan angin yang datang dari Gurun Barat sangat cepat dan aktif sehingga meningkatkan temperatur dan menaikkan debu. "Namun "gelombang panas ini diperkirakan turun sampai 10 derajat Celsius besok (Kamis)", kata pejabat tersebut.

Karena angin berhembus dengan disertai debu, kebanyakan orang di negara Arab paling padat penduduk itu dipaksa tinggal di dalam rumah atau di tempat tertutup guna menghindari cuaca tak biasa yang menimbulkan panik di kalangan sebagian warga.

 Sebagian warga Mesir memilih libur dan tinggal di dalam rumah. Pada hari itu, banyak orang tidak datang ke tempat kerja dan siswa tetap tinggal di rumah, sementara penjualan mesin penyejuk udara, kipas angin dan minuman dingin serta jus es mengalami peningkatan luar biasa.

Sumber Kabar24.com
Suara itu dilaporkan orang-orang di Amerika, Kanada, Jerman, Hungaria, Ceko, Denmark, Swedia, Inggris, Kosta Rika, Ukraina, dan Prancis. Anda bisa melihat video-nya di YouTube.

Banyak orang menghubungkan suara itu dengan suara sangkakala yang dikisahkan di kitab suci. Salah satu stasiun tivi swasta di Indonesia membuat acara rohani di mana sang penceramah meminta penonton segera bertobat karena hari kiamat sudah dekat.

Sebenarnya, penjelasan ilmiah apa yang bisa kita pakai untuk menjelaskan fenomena ini?
Beberapa hal dituding sebagai penyebabnya, diantaranya pergeseran lempeng bumi, tekanan atmosfer, suara kereta api, dan kontruksi bangunan.

Namun, beberapa ilmuwan berpendapat lain. Mereka mengatakan jika gelombang air laut adalah aktor utama di balik suara-suara misterius itu.

Menggunakan pemodelan komputer untuk menggambarkan laut, angin, dan dasar laut, ilmuwan menemukan fakta jika gelombang air laut yang saling bertabrakan bisa menghasilkan gelombang seismik selama 13 detik atau kurang, dalam setiap riak.

Pada gelombang air laut yang pelan, ilmuwan mengatakan jika gelombang air laut yang bergerak menuju dasar laut bisa menghasilkan gelombang seismik dengan frekuensi 3 sampai 300 detik.

Sebagian besar suara misterius itu berasal dari gelombang itu. Tekanan gelombang air laut di dasar laut membuat bumi terdengar seperti bersuara. (iwe/Live Science)

Sumber jpnn.com